Kolase Foto Wedding
Kolase Foto Wedding
1. Buat Dokumen Baru.
Buka aplikasi Adobe Photoshop kemudian buat dokumen baru dengan memilih perintah File>New pada menubar diatas atau bisa juga dengan menekan tombol shortcut keyboard Ctrl+N
secara bersamaan. Saya akan membuat dokumen dengan ukuran width: 3000
pixels, height: 3000 pixels, resolution: 300 Pixels/Inch, Color Mode:
RGB Color dan Background Contents: White. Klik tombol OK.
Gambar: buat dokumen baru.
2. Tampilkan Grid.
Sekarang kita akan menampilkan Grid untuk membantu kita dalam menyusun kotak-kotak kolase secara simetris. Menampilkan Grid dalam Photoshop sangatlah mudah. Untuk menampilkan Grid, pilih perintah View>Show>Grid atau bisa juga dengan menekan tombol shortcut keyboard Ctrl+'.
Pilih perintah View>Snap atau bisa juga dengan menekan tombol shortcut keyboard Ctrl+Shift+;. Perintah Snap akan mempermudah kita dalam menyusun kotak-kotak kolase.
Pilih perintah View>Snap atau bisa juga dengan menekan tombol shortcut keyboard Ctrl+Shift+;. Perintah Snap akan mempermudah kita dalam menyusun kotak-kotak kolase.
Gambar: tampilkan grid.
3. Atur Grid.
Buka preferensi Grid untuk mengatur ukuran grid, dengan memilih perintah Edit>Preferences>Guides, Grid & Slices.
Akan muncul jendela dialog “Preferences”. Saya akan mengatur kolom
“Gridline every” dengan nilai 5 percent dan kolom “Subdivision” dengan
nilai 1.
Gambar: atur grid.
4. Pilih Rounded Rectangle Tool.
Klik icon Rounded Rectangle tool pada toolbar. Pada option bar silahkan pilih Shape, pilih warna Fill dan ukuran stroke.
Rounded Rectangle Tool terkumpul satu kelompok dengan Rectangle Tool, Ellipse Tool, Polygon Tool, Line Tool dan Custom Shape Tool. Jadi jika anda tidak menemukan Rounded Rectangle Tool, silahkan klik-kanan atau klik-tahan pada salah satu tool diatas untuk memunculkan semua tool yang tersedia dalam satu kelompok.
Rounded Rectangle Tool terkumpul satu kelompok dengan Rectangle Tool, Ellipse Tool, Polygon Tool, Line Tool dan Custom Shape Tool. Jadi jika anda tidak menemukan Rounded Rectangle Tool, silahkan klik-kanan atau klik-tahan pada salah satu tool diatas untuk memunculkan semua tool yang tersedia dalam satu kelompok.
Gambar: Rounded rectangle tool.
Gambar: Option bar untuk rounded rectangle tool.
5. Buat Shape pada dokumen.
Dengan melihat kotak bantu grid,
silahkan klik kemudian drag untuk membuat shape. Dari setiap shape yang
kita buat di dokumen, Photoshop akan secara otomatis membuat layer shape
tersebut. Setelah selesai membuat shape, Anda bisa menghilangkan grid
dengan memilih menu View>Show>Grid.
6. Atur Posisi Tiap Shape Menggunakan Free Transform.
Klik salah satu layer shape, kemudian pilih menu Edit>Free Transform atau bisa juga dengan menekan tombol shortcut keyboard Ctrl+T.
Akan terlihat kotak bantu Free Transform mengelilingi shape anda.
Silahkan anda atur posisi dan ukurannya dengan cara sebagai berikut:
- Silahkan gunakan tombol panah atau klik-drag menggunakan mouse untuk mengatur posisinya.
- Untuk memperbesar ukuran shape, sambil menekan tombol Shift, klik garis bantu Free Transform kemudian drag keluar.
- Sedangkan untuk memperkecil ukuran shape, sambil menekan tombol Shift, klik garis bantu Free Transform kemudian drag kedalam.
- Tombol Shift ditekan untuk menjaga ukuran shape tetap proporsional.
- Atau anda bisa juga mengklik pada sudut kotak Free Transform kemudian drag kedalam atau keluar tanpa perlu menekan tombol Shift.
- Tekan tombol Enter untuk commit Free Transform.
Anda bisa menghilangkan grid dengan memilih menu View>Show>Grid
Gambar: Atur posisinya menggunakan Free Transform.
7. Tambahkan Stroke.
Anda bisa menambahkan stroke dengan
cara mengklik pada salah satu layer Rounded Rectangle kemudian klik
Rounded Rectangle Tool pada tool panel, kemudian pada option bar pilih
warna stroke dan ukuran stroke. Lakukan hal yang sama pada tiap shape.
Gambar: Tambahkan Stroke.
8. Tambahkan Drop Shadow.
Kita akan memberikan efek 3D dengan
memberikan efek bayangan atau Drop Shadow. Klik pada salah satu layer
Rounded Rectangle kemudian pilih menu Layer> Layer Style> Drop Shadow atau bisa juga dengan mengklik icon fx yang terdapat di bagian bawah panel layer.
Akan muncul jendela dialog Layer Style Drop Shadow. Untuk efek drop shadow ini saya akan mengisikan Angle sebesar 120 derajat, Distance 5 px dan Size 5 px. Klik tombol OK. Sekarang layer Rounded Rectangle anda telah memiliki efek bayangan atau drop shadow. Lakukan hal yang sama pada tiap layer Rounded Rectangle.
Akan muncul jendela dialog Layer Style Drop Shadow. Untuk efek drop shadow ini saya akan mengisikan Angle sebesar 120 derajat, Distance 5 px dan Size 5 px. Klik tombol OK. Sekarang layer Rounded Rectangle anda telah memiliki efek bayangan atau drop shadow. Lakukan hal yang sama pada tiap layer Rounded Rectangle.
Gambar: Grup layer.
10. Masukkan foto ke dalam dokumen.
Mulailah masukan foto-foto ke dalam
dokumen untuk menyusun kolase anda. Pilih layer (rounded rectangle) yang
ingin anda masukan foto. Pilih perintah File>Place pada menu
diatas untuk membuka foto yang ingin anda sisipkan. Klik pada foto,
kemudian klik tombol Place. Foto anda akan muncul pada dokumen dengan
kotak Free Transform di sekelilingnya. Anda dapat mengedit foto dengan
cara sebagai berikut:- Ubah Ukuran foto dengan klik-drag pada sudut kotak Free Transform sambil menekan tombol Shift untuk menjaga ukuran foto tetap proporsional.
- Untuk memindahkan shape, klik-tahan pada gambar kemudian drag ke posisi yang anda inginkan.
- Rotasi foto dengan cara menggerakkan mouse menjauhi salah satu sudut hingga anda meliha dua buah anak panah. Klik-tahan, kemudian drag.
Gambar: Masukan foto.
11. Buat Clipping Mask.
Pilih perintah Layer>Create Clipping Mask pada menu diatas atau bisa juga dengan menekan tombol shortcut keyboard Alt+Ctrl+G.
Gambar: Clipping Mask.
12. Masukan Foto Lain.
Ulangi langkah ke 10 dan 11 untuk memasukan semua foto anda ke dalam dokumen.
ambar: Masukan semua foto.
13. Berikan Foto Background.
Klik layer Background kemudian pilih menu File>Place, pilih foto untuk background kemudian klik tombol Place. Silahkan atur ukuran dan posisinya pada dokumen, kemudian klik tombol Ctrl+Enter.
Gambar: Berikan foto background.
14. Simpan Dokumen.
Simpan project kolase foto wedding yang telah anda buat dengan memilih perintah File>Save pada menubar diatas atau dengan menekan tombol shortcut pada keyboard Ctrl+S. Akan muncul kotak dialog “Save As”. Pada menu drop-down “Save in” diatas, silahkan anda browse lokasi folder untuk menyimpan lokasi file, pada kolom “File name” ketik nama file project kolase foto wedding anda kemudian tekan tombol Save.
Jangan lupa simpan project anda dalam format dokumen PSD agar kita bisa mengedit di kemudian hari. Jika ingin mengupload ke media sosial atau untuk keperluan lain, pilih menu File>Save As dan simpan foto dalam format JPG atau PNG.
14. Simpan Dokumen.
Simpan project kolase foto wedding yang telah anda buat dengan memilih perintah File>Save pada menubar diatas atau dengan menekan tombol shortcut pada keyboard Ctrl+S. Akan muncul kotak dialog “Save As”. Pada menu drop-down “Save in” diatas, silahkan anda browse lokasi folder untuk menyimpan lokasi file, pada kolom “File name” ketik nama file project kolase foto wedding anda kemudian tekan tombol Save.
Jangan lupa simpan project anda dalam format dokumen PSD agar kita bisa mengedit di kemudian hari. Jika ingin mengupload ke media sosial atau untuk keperluan lain, pilih menu File>Save As dan simpan foto dalam format JPG atau PNG.
Berikut hasilnya:



















0 Comments:
Posting Komentar